23 Juli 2011

Lampu Hijau untuk Pesawat Luar Angkasa Skylon


Pesawat luar angkasa ini telah mendapatkan persetujuan dari European Space Authority (ESA)


Setelah 30 tahun masa pengembangan, akhirnya pesawat luar angkasa Skylon semakin dekat kepada peluncurannya. 
Skylon adalah pesawat luar angkasa tanpa pilot yang bisa meluncur ke orbit rendah bumi setelah lepas landas di landasan udara konvensional.
Pesawat ini bisa memuat barang, digunakan berulang-ulang, dan tidak membutuhkan instalasi peluncuran, roket pengangkut, dan bahan bakar eksternal yang biasanya membutuhkan biaya yang mahal.
Ia menggunakan mesin hybrid SABRE yang memakai bahan bakar kombinasi hidrogen cair dengan oksigen dari atmosfer, pada ketinggian hingga 26 kilometer dari permukaan bumi, dengan kecepatan hingga Mach 5. 
Pesawat ini ditujukan untuk memangkas biaya yang biasanya dibutuhkan oleh penerbangan antariksa komersial konvensional, dengan kemampuan angkut hingga 15 ton, termasuk satelit, peralatan-peralatan, bahkan awak manusia ke orbit.
Saat pesawat berhasil menyelesaikan misinya, ia akan kembali masuk ke atmosfer bumi dan kembali ke pangkalan seperti halnya pesawat biasa mendarat di landasan yang sama. Ini membuatnya menjadi pesawat tercepat yang mampu kembali ke bumi.














selanjutnya
Kini, pesawat yang masih terus dikembangkan oleh Reaction Engines - perusahaan yang bermarkas di Oxfordshire Inggris, telah mendapatkan persetujuan dari European Space Authority (ESA). 
"Tidak ada hal yang kritis yang teridentifikasi, baik dari pesawat Skylon maupun mesin SABRE, yang diblok untuk pengembangan lebih lanjut," kata laporan panel ESA, seperti dikutip dari situs Universetoday.
Badan Antariksa Inggris mengatakan, Reaction Engines akan mendemonstrasikan teknologi pendinginan mesin mereka, musim panas tahun ini.

Atlantis Mendarat, 

Misi Pesawat NASA 

NASA kini terfokus pada misi eksplorasi luar angkasa terjauh dengan menggunakan robot


Pesawat ulang alik luar angkasa Atlantis berhasil mendarat di Bumi pada Kamis pagi waktu Florida (malam WIB). Pendaratan itu menandakan berakhirnya program pesawat ulang alik yang difasilitasi langsung oleh pemerintah AS selama 30 tahun melalui Badan Antariksa NASA.

Menurut harian USA Today, Atlantis mendarat dengan mulus di Pusat Antariksa Kennedy setelah menjalani misi selama 13 hari. Atlantis merupakan pesawat terakhir yang menjalani misi setelah dua pesawat lainnya sudah pensiun lebih dulu, yaitu Discovery dan Endeavour.

Dengan demikian, pemerintah AS tidak lagi memfasilitasi langsung misi para astronot ke luar angkasa. Proyek itu selanjutnya diserahkan ke pihak swasta.

Berakhirnya misi antariksa berawak di NASA itu menyebabkan pemutusan hubungan kerja bagi banyak staf - termasuk 2.000 staf United Space Alliance, yang merupakan perusahaan rekanan NASA. Mereka ada yang bekerja sebagai awak, teknisi, staf administrasi hingga petugas katering.

"Bagi mereka, Jumat ini adalah hari terakhir bekerja. Mereka telah bekerja secara sempurna hingga saat ini," kata Direktur Pusat Antariksa Kennedy, Bob Cabana. Dalam 30 tahun terakhir, Pusat Antariksa Kennedy telah 135 kali meluncurkan pesawat ulang-alik ke luar angkasa dan menarik jutaan orang datang ke Florida.

Sejak peluncuran pesawat Columbia pada 12 April 1981 hingga pendaratan Atlantis Kamis kemarin, Pusat Antariksa Kennedy telah meluncurkan hampir 200 satelit, kendaraan dan pesawat ke luar angkasa.

Dengan berakhir misi pesawat ulang alik NASA itu, para astronot Amerika yang akan menjalani misi di luar angkasa untuk sementara akan menggunakan roket buatan Rusia, Soyuz, hingga pihak swasta sudah siap dengan roket atau pesawat komersil mereka.
NASA kini terfokus pada misi eksplorasi luar angkasa terjauh dengan menggunakan robot. Pengiriman astronot ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) akan ditangani bersama dengan negara lain dan pada akhirnya oleh pihak swasta.
Sementara itu, pesawat-pesawat ulang alik yang sudah purna bakti itu akan menjadi pajangan di museum. 

0 komentar:

Poskan Komentar

papan iklan contak kami

Curug Malela... Niagara from Bandung

Curug Malela , Niagara Mini From Bandung Slideshow: PreeSella’s trip to Bandung, Jawa, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Bandung slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.

iklan berjalan ( kendaraan roda empat)

iklan berjalan ( kendaraan roda empat) kami mencari perusahaan telekomunikasi yang mau bekerja sama untuk pemasangan iklan berjalan pada kendaraan roda empat, untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di 0813.8082.2272. kami berlokasi di Jakarta Pusat..