20 Februari 2014

mengupas sejarah kapal Nabi Nuh bersal dari jawa, negeri saba, dan Atlantis yang hilang hubungannya dengan Indonesia.

Berita menarik, boleh percaya boleh tidak. Yang jelas, dalam penelitian sejarah ini tidak ada orang Islam dan orang Indonesia, melainkan para arkeolog dari Turki dan Cina yang sejak awal melakukan penelitian kapal Nabi Nuh. Ternyata, bahan kayu kapal Nabi Nuh AS adalah kayu-kayu jati purba yang berasal dari Jawa. 
_________________

Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International China-Turki, menujukan bukti bahwa fosil kayu kapal Nabi Nuh berasa dari Jawa
Ankara, Pelita Online, 30 Nopember 2012.

Perahu Nuh3
SEJAK ditemukannya situs kapal Nabi Nuh AS oleh Angkatan Udara Amerika serikat, tahun 1949, yang menemukan benda mirip kapal di atas Gunung Ararat-Turki dari ketinggian 14.000 feet (sekitar 4.600 M). Dan di muat dalam berita Life Magazine pada 1960, saat pesawat Tentara Nasional Turki menangkap gambar sebuah benda mirip kapal yang panjangnya sekitar 150 M. Penelitian dan pemberitaan tentang dugaan kapal Nabi Nuh AS (The Noah’s Ark) terus berlanjut hingga kini.
Seri pemotretan oleh penerbang Amerika Serikat, Ikonos pada 1999-2000 tentang adanya dugaan kapal di Gunung Ararat yang tertutup salju, menambah bukti yang memperkuat dugaan kapal Nabi Nuh AS itu. Kini ada penelitan terbaru tentang dari mana kapal Nabi Nuh AS itu berangkat. Atau di mana kapal Nabi Nuh AS itu dibuat?
Baru-baru ini, gabungan peneliti arkeolog-antropolgy dari dua negara, China dan Turki, beranggotakan 15 orang, yang juga membuat film dokumenter tentang situs kapal Nabi Nuh AS itu, menemukan bukti baru. Mereka mengumpulkan artefak dan fosil-fosil berupa; serpihan kayu kapal, tambang dan paku.
Hasil Laboratorium Noah’s Ark Minesteries International, China-Turki, setelah melakukan serangkaian uji materi fosil kayu oleh tim ahli tanaman purba, menunjukan bukti yang mengejutkan, bahwa fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS berasal dari kayu jati yang ada di Pulau Jawa.
Mereka telah meneliti ratusan sample kayu purba dari berbagai negara, dan memastikan, bahwa fosil kayu jati yang berasal dari daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah 100 persen cocok dengan sample fosil kayu Kapal Nabi Nuh AS. Sebagaimana diungkap oleh Yeung Wing, pembuat film documenter The Noah’s Ark, saat melakukan konfrensi pers di Hongkong, Senin (26/4/2010) yang lalu.
“Saya meyakini 99 persen, bahwa situs kapal di Gunung Ararat, Turki adalah merupakan fosil Kapal Nuh yang ribuan tahun lalu terdampar di puncak gunung itu, setelah banjir besar menenggelamkan dunia dalam peristiwa mencairnya gleser di kedua kutub” Jelas Yeung Wing
Pendapat National Turk
Dr.Mehmet Salih Bayraktutan PhD, yang sejak 20 Juni 1987 turut meneliti dan mempopulerkan situs Kapal Nabi Nuh AS, mengatakan: “Perahu ini adalah struktur yang dibuat oleh tangan manusia.” Dalam artikelnya juga mengatakan, lokasinya di Gunung Judi (Ararat) yang disebut dalam Al Qur’an, Surat Hud ayat 44. Sedangkan dalam injil: Perahu itu terdampar diatas Gunung Ararat (Genesis 8 : 4).
Menurut peneliti The Noah’s Ark, kapal dibuat di puncak gunung oleh Nabi Nuh AS, tak jauh dari desanya. Lalu berlayar ke anta beranta, saat dunia ditenggelamkan oleh banjir besar. Berbulan-bulan kemudian, kapal Nabi Nuh AS merapat ke sebuah daratan asing. Ketika air menjadi surut, maka tersibaklah bahwa mereka terdampar di puncak sebuah gunung.
Bila fosil kayu kapal itu menunjukan berasal dari Kayu jati, dan itu hanya tumbuh di Indonesia jaman purba, boleh jadi Nabi Nuh AS dan umatnya dahulu tinggal di sana. Saat ini kita dapat saksikan dengan satelit, bahwa gugusan ribuan pulau itu (Nusantara), dahulu merupakan daratan yang luas.
Sedangkan Dr. Bill Shea, seorang antropolog, menemukan pecahan-pecahan tembikar sekitar 18 M dari situs kapal Nabi Nuh AS. Tembikar ini memiliki ukiran-ukiran burung, ikan dan orang yang memegang palu dengan memakai hiasan kepala bertuliskan Nuh.
Dia menjelaskan, pada jaman kuno, barang-barang tersebut dibuat oleh penduduk lokal di desa itu untuk dijual kepada para peziarah situs kapal. “Sejak jaman kuno hingga saat ini, fosil kapal tersebut telah menjadi lokasi wisata,” ujarnya
Respons :
Suatu temuan luar biasa dan itu mendukung temuan prof. Santos dalam bukunya atlantis. Sy pikir ribuan tahun silam ada kerajaan yg tenggelam di wakatobi di sebelah selatan binongko yang saat ini dikenal dengan pasi koko. Masyarakat binongko samapi saat ini masih tetap trampil membuat perahu. Mugkinkah situs desa pembuatan kapal nabi nuh itu di daerah pasi koko wakatobi. Mereka juga percaya bahwa jabgkar kapal nabi nuh msh ada di sekitar pasi koko. Walahu alam. Penelitian akan mendekati kebenaran
2. Sahirsan
Ya saya percaya, dan yakin dengan hasil-hasil riset, dulu ada negeri bernama Nusantao yang diceritakan dalam buku Eden in the east, negeri itu bertutur bahasa Austronesia di Asia Tenggaram negeri itu telah ditimpa banjir tiga kali tahun 15 ribu, 12 ribu dan 9 ribu sebelum masehi diduga banjir Nabi Nuh di episode 9 ribu tahun BC. dan penduduk Nusantao mulai menyebar ke India lalu ke Mesopotamia dan Nabi Nuh dengan kapalnya terbawa ke gunung Ararat Mesopotamia
3. mau.tau
professor Santos aja yang buat penelitian slama 30tahun yakin Indonesia adlah Atalntis yang hilang…bisa jadi begitu..coba kita lihat..didunia ini tidak ada Negara Kepulauan terbesar didunia selain Indonesia. karena dulunya adalah satu daratan luas…..tanahnya subur tumbuhan apapun pasti hidup..kekayaan perut buminya pun Subhanallah…tuh liat Freeport berapa truliun mereka melahap emas kita.sampe ga mau minggat dr Indonesia… coba liat sistem Agrikultur pertanian kita aja yang paling tua.. semuanya tinggal sejarah karena umat pada jaman itu tidak pernah bersyukur… maka Azab Allah yang datang… jangan sampai kejadiannya terulang lagi..disaat Indonesia semakin makmur maka Kufur nikmat…nanti habislah kita nanti..ntapi kapan ya makmurnya??
4. Mulya MZ
Bila semua penelitian itu membenarkan bahwa, Negeri yang dilanda banjir bah di zaman Nabi Nuh adalah Nusantara & Benua Atlantis yang hilang adalah Nusantara serta Negeri Saba yang porak poranda dilanda banjir adalah juga nusantara, maka kita tidak perlu membanggakan diri, namun mari dijadikan intropeksi utk mawas diri. Sebab berarti sudah 3 x Nusantara ini ditenggelamkan/ dihancurkan Allah, karena penduduknya banyak yang kufur nikmat & berlumur dosa. Semoga hal itu tidak terulang kembali. Mari kita bangun negeri ini dengan iman & taqwa, serta janganlah hanya bisa membangga-banggakan nenek moyang.

baca selanjutnya disini

0 komentar:

Poskan Komentar

papan iklan contak kami

Curug Malela... Niagara from Bandung

Curug Malela , Niagara Mini From Bandung Slideshow: PreeSella’s trip to Bandung, Jawa, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Bandung slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.

iklan berjalan ( kendaraan roda empat)

iklan berjalan ( kendaraan roda empat) kami mencari perusahaan telekomunikasi yang mau bekerja sama untuk pemasangan iklan berjalan pada kendaraan roda empat, untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di 0813.8082.2272. kami berlokasi di Jakarta Pusat..